Memuat Halaman...

Baca Berita

Pendidikan 13 August 2026 Oleh: Herninda Awwaliya

Edukasi Anti-Bullying KKN XXI UNISNU di SDN 1 Rajekwesi

Edukasi Anti-Bullying KKN XXI UNISNU di SDN 1 Rajekwesi
JEPARA, 13 Agustus 2026 -- Edukasi mengenai bullying perlu dikenalkan sejak usia sekolah dasar untuk membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Hal tersebut menjadi perhatian Kelompok 38 KKN Rajekwesi dalam kegiatan edukasi anti-bullying di SDN 1 Rajekwesi, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, sebagai bagian dari KKN XXI UNISNU Jepara Tahun 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa SDN 1 Rajekwesi dari kelas 1 hingga kelas 6 berjumlah 81 anak terdiri dari 40 anak laki-laki dan 41. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa dari berbagai jenjang. Siswa diajak mengenali tindakan bullying serta memahami pentingnya saling menghargai dan memperlakukan teman dengan baik. Materi disampaikan oleh mahasiswa KKN Kelompok 38, yaitu Aulia Arum Sayekti dan Fira Salmatuzzahira. Keduanya menjelaskan pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampaknya, serta langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami atau melihat tindakan bullying. Dalam pemaparannya, Pemateri mengenalkan berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, seperti mengejek, mengucilkan, melakukan kekerasan fisik, hingga menyakiti teman melalui perkataan maupun media digital. Siswa juga diajak memahami bahwa candaan tidak seharusnya dilakukan apabila membuat orang lain merasa sakit hati, takut, atau tidak nyaman. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui permainan dan kuis edukatif. Siswa diberikan contoh situasi sederhana untuk membantu mereka membedakan perilaku yang termasuk bullying dan perilaku yang menunjukkan kepedulian terhadap teman. Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai tindakan yang dapat dilakukan ketika mengalami atau melihat bullying, seperti tidak membalas dengan kekerasan, menjauh dari situasi berbahaya, serta melapor kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya. Siswa juga diajak untuk tidak menjadi penonton yang mendukung bullying dan berani memberikan dukungan kepada korban. Melalui kegiatan tersebut, Kelompok 38 KKN Rajekwesi berharap siswa dapat menerapkan sikap saling menghargai, peduli, dan berani mencegah bullying dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah, dan nyaman bagi seluruh siswa.